Pengertian vitamin fungsi & manfaat


Vitamin ditemukan oleh dokter Belanda, Christiaan Eijkmann, yang memenangkan  hadiah Nobel  tahun 1929 dalam bidang fisiologi dan obat-obatan.

Kata vitamin ini berasal dari istilah vitamin . Istilah “vitamin” pertama kali digunakan pada tahun 1912 oleh Dr. Casimir Funk, seorang ahli biokimia Polandia, mengacu pada zat yang penting bagi kehidupan dan mengandung asam amino.

Pengertian Vitamin

Pengertian vitamin adalah

sekelompok zat makanan organik atau nutrisi yang ditemukan hanya dalam makhluk hidup, tumbuhan dan hewan.

Jenis vitamin

Vitamin dibagi menjadi dua kelas berdasarkan kelarutannya.

1. Vitamin yang larut dalam lemak

termasuk vitamin D, vitamin E, vitamin A, dan vitamin K.

No Vitamin Sumber Fungsi Defisiensi
1 Vitamin A Wortel, tomat, pepaya, sayuran, hati, kuning, telur, susu, mentega.
  • Menjaga kesehatan mata, kulit, tulang, dan gigi
  • mata meradang
  • Mudah lemah
  • Kulit kusam
2 Vitamin D Susu, ikan, telur, sinar UV, minyak ikan
  • Mempengaruhi proses metabolisme kalsium
  • Memelihara tulang dan gigi
  • Membunuh absorbs fosfor
  • Penyakit tulang yaitu rakitis dan osteomalasia
3 Vitamin E Sayuran hijau, kecambah, biji-bijian, polong-polongan, gandum
  • Menjaga sel-sel darah
  • Menjaga kehalusan kulit
  • Menyuburkan pada wanita
  • Rusaknya sel-sel darah merah
  • Kulit kusam
  • Penimbunan lemak pada otot
4 Vitamin K Hati, daging, dapat dibuat oleh bakteri usus.
  • Mempengaruhi pembentukan protrombin
  • Menghambat proses pembekuan darah
  • Perdarahan
  • Menghambat penyembuhan luka

2. Vitamin yang larut dalam air

adalah folat (asam folat), vitamin B12, biotin, vitamin B6, niacin, thiamin, riboflavin, asam pantotenat, dan vitamin C (asam askorbat).

No Vitamin Sumber Fungsi Defisiensi
1 Vit. B1
( Thiamin )
Padi, polong-polongan, sayuranhijau, susu, kuning telur, ikan, hati
  • Mempengaruhi penyerapan lemak dalam usus
  • Biokatalisator metabolism karbohidrat
  • Beri-beri
  • Hilangnya nafsu makan
  • Proses metabolisme karbohidrat terhambat
2 Vit B2
( Riboflavin )
Susu, hati, telur, ragi, sayuran, mentega
  • Penghasil energy
  • Membebaskan energy dari metabolism karbohidrat, lemak dan protein
  • Memelihara jaringan
  • tubuh terutama di sekitar mulut
  • mempengaruhi impuls menuju mata
  • Mata lelah dan pusing- Pandangan kabur
  • Kornea meradang mulut dan lidah meradang
3 Vit B6
( Asam anthotemat )
Buah, sayuran, daging, hati, ikan,susu, kentang, telur
  • Sebagai koenzim proses metabolisme
  • Mempengaruhi produksi antibodi
  • Mempengaruhi pertumbuhan kulit dan darah
  • Kulit muka luka, dan meradang
  • Nasfu makan berkurang absorbsi makanan di usus terganggu
4 Vit. B3
( asam panthotenat )
Buah, sayuran, daging, hati, ikan, susu, kentang, telur
  • Sebagai koenzim A dalam metabolism karbohidrat lemak dan protein
  • Menjaga agar gula darah normal
  • Gangguan pencernaan
  • Nafsu makan berkurang
  • Mudah lelah
  • Otot mengalami tegang
5 Vit B12
( Sianokobalin )
Ikan, kerang, udang, hati, daging, susu,telur, keju
  • Pertumbuhan jaringan
  • Metabolisme sel darah
  • Anemia
  • Mudah lelah
  • Nyeri saat bernafas
  • Peradangan pada saraf
6 Asam Nikotrinat
( Niasin )
Hati, ikan, telur, daging, tomat, kacang, sayuran hijau
  • Sebagai koenzim dalam proses metabolisme
  • Dapat membebaskan energi dari karbohidrat
  • Memelihara fungsi alat-alat pencernaan
  • Gangguan pencernaan
  • Terjadi pellagra, yaitu kulit kasar, mulut luka, diare
  • Mudah lelah
  • Nafsu makan berkurang
7 Asam folat
( Vit M )
Hati, daging, sayuran hijau, kacang, pisang, polong-polongan.
  • Menjaga metabolisme metil
  • Berpengaruh dalam pembentukan DNA atau RNA
  • Mempengaruhi pembentukan koenzim yang memproduksi sel darah merah dan protein
  • Berat badan menurun
  • Mudah lelah
  • Rusakya sel darah merah
  • Diare
  • Kerusakan kulit
8 Biotin
( Vit H )
Hati, susu, polong-polongan, kacang, sayuran.
  • Koenzim metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein
  • Nafsu makan berkurang
  • mudah lelah
9 Vit C
( asam askorbonat )
Buah-buahan, sayur-sayuran, hati
  • Berperan dalam proses oksidasi
  • Mengaktifkan enzim protein dan lemak
  • Mempengaruhi Pembentukan kolagen
  • Memelihara pembuluh darah
  • Nyeri pada otot
  • Kerusakan pembuluh darah
  • Proses metabolisme protein dan lemak terhambat, nafsu makan berkurang, nyeri otot, kulit kusam.

Vitamin yang larut dalam lemak hanya mengandung karbon, hidrogen, dan oksigen sementara vitamin yang larut dalam air mengandung tiga unsur tersebut ditambah dengan nitrogen dan ada juga sulfur. Vitamin yang larut dalam lemak dapat disimpan dalam jumlah yang cukup dalam tubuh dan vitamin yang larut dalam air tidak dapat disimpan dalam tubuh.

Vitamin diperlukan oleh tubuh dalam jumlah kecil untuk membuat metabolisme menjadi normal dan kesehatan menjadi baik. Vitamin dan mineral tidak memiliki kalori dan bukan merupakan sumber energi, tetapi membantu dalam metabolisme nutrisi makanan dan menjaga stamina tubuh. Vitamin memungkinkan nutrisi lain untuk dicerna, diserap dan dimetabolisme oleh tubuh. Vitamin kadang-kadang disebut sebagai “busi” mesin manusia. Vitamin melakukan banyak hal dalam tubuh. Kelebihan atau kekurangan vitamin dapat menyebabkan penyakit akut dan kronis.

Leave a Reply